Selasa, 18 Oktober 2016

Sejuta Pasukan Yang Tak Terlihat

Bukan dengan pedang dan perisai kami bertarung
Bukan dengan senjata api kami bertempur
Tapi tak satupun musuh luput dari pertempuran kami
Jika dia mengancam bangsa kami
Kami siap membumi hanguskannya

Setiap hari musuh kami selalu berkumpul
Mengajak kami bertempur di tengah kemerdekaan bangsa Indonesia
Bersenjatakan sapu lidi dan serokan
kami hancurkan kekuasaan mereka yang merusak alam dan lingkungan
Kami selalu siap...
Karena kami adalah sejuta pasukan yang tak terlihat

Meskipun bangsaku tak peduli lelahnya kami bertempur
Meskipun Negaraku tak memberikan tanda jasa kepada kami
Tapi kami tetap maju layaknya kesatria
Membumi hanguskan segala sampah yang menghasilkan kuman penyakit
Demi bangsa yang sehat, bangsa yang bersih dan Negara yang berwibawa

Di kantor pemegang kekuasaan nafas kami berlindung
Tak peduli jumlah upah, kami tetap bertempur
Kokok ayam adalah terompet perang kami
Setiap hari...
Setiap kami membuka mata

Wahai anak-anakku...
Jikalau kelak engkau menjadi seorang pemimpin
Himbau bawahanmu agar tidak membuang sampah sembarangan
Katakan pada bawahanmu untuk tidak merusak sarana kebersihan
Karena sampah adalah musuh kita bersama
Dari dahulu, saat ini dan di masa yang akan datang